*Wise Sister mode ON*Teman-temanku...hmmm... biar lebih mengena, di posting kali ini aku sapa dengan sebutan adik-adik aja ya.
Ehm....
Adik-adikku tercinta, kakak mau berbagi cerita buat Adik-adik yang akan melewati masa-masa semester dua di Universitas Ma Chung. Kalau aku amati, sepertinya beberapa dari kalian ada yang agak cemas dan ngerasa belum siap buat menghadapi semester dua, hilangkanlah rasa itu, Adik-adikku (ehem...).
Kakak yakin kalian justru akan mulai merasakan indahnya masa-masa perkuliahan secara utuh di sini...Sebagai gambarannya, aku mau berbagi cerita tentang masa semester 2-ku, yang dimulai setahun yang lalu.
Aku mengambil contoh tentang pengalamanku, bukan karena unsur apapun tapi karena hanya hal tentang diri kitalah yang kita ketahui secara persis...Jadi saat itu, kebetulan aku menempati kelas IT-1. Karena saat itu kita belum dapat memilih kelas sesuai kehendak kita, pengaturan kelas dilakukan oleh sekretaris prodi. Dan saat itu, aku mengetahui bahwa kebetulan sebagian besar classmatesQ adalah teman-teman dengan indeks prestasi di atas rata-rata, Wow!
Horrible! Terrible! Incredible! =D Awalnya aku cukup terbebani dengan kondisi ini, karena di kelas sebelumnya nilai-nilaiku bisa dikatakan berada di golongan beberapa teratas (sekali lagi, tanpa ada maksud apapun), tapi di kelas baru ini cukup sulit buatku untuk bisa mencapai golongan teratas.
Di awal-awal semester itu, aku merasa belum bisa menunjukkan prestasi yang baik.
Namun seiring berjalannya hari, aku sadar bahwa sesungguhnya yang aku butuhkan adalah kegigihan dan ketekunan. Aku menanamkan pikiran bahwa aku bisa melewati semuanya dengan baik. Aku ingin memberikan hasil yang terbaik. Pikiran-pikiran itu menjadi pemacu yang menambah semangatku. Meskipun banyak waktu tidur yang dikorbankan, aku menjalaninya dengan senang. Dan, akupun mulai bisa menunjukkan perkembangan nilai-nilai akademisku. Selain itu, aku juga berusaha menyempatkan diri untuk mengembangkan sisi non-akademisku sehingga aku mulai bisa menyeimbangkan keduanya. Hasilnya, di akhir semester itu aku mendapatkan Indeks Prestasi yang meningkat cukup banyak dari sebelumnya, di sisi lain aku juga berhasil memperoleh suatu pencapaian yang cukup memuaskan dalam hal non akademik.
Jadi, poin penting yang harus kita jaga di sini adalah, faith dan persistence. Aku jadi inget kata-kata di buku Double Your Brain Power, "Success people not do different things, but they do things differently..." =)Di semester dua, ada beberapa mata kuliah baru yang dipelajari. Karena saya hanya punya pengalaman kuliah jurusan IT, jadi saya cuma bisa menjelaskan untuk prodi IT aja, sayang ya... Jadi, beberpa mata kuliah yang aku dapat saat semester dua kemarin, antara lain :
Algoritma dan Pemrograman + Lab (4 SKS), Mata kuliah ini penuh tantangan tapi seru. Di sini kita belajar banyak mengenai algoritma untuk menyelesaikan berbagai kasus komputasi. Sebenarnya, penggunaan bahasa pemrogramannya hanya digunakan untuk meng-ilustrasikan konsep yang kita pelajari. Untuk bisa sukses di sini, kita perlu banyak latihan menyelesaikan kasus juga praktik penggunaan algoritma sebanyak-banyaknya.
Copy-paste program? Nyontek algoritma teman?
Download source code dari internet? atau metode
cheating lainnya?
Big No No! Kecuali kalian sudah siap digugurkan satu semester...
Aljabar Linier (3 SKS), mata kuliah ini unik dan asik. Di sini kita belajar mengenai persamaan linier, matriks, vektor, dan penghitungan-penghitungan liner lainnya. Selama mengerjakan soal-soalnya, kita harus berkonsentrasi penuh karena dibutuhkan ketelitian yang tinggi. Selain itu, kita juga perlu memahami rumus-rumus yang diberikan. Salah satu dosen pengajar mata kuliah ini saat itu mengatakan, "jika kita paham, otomatis kita bisa menggunakannya sewaktu-waktu jika dibutuhkan"...Siap, Pak!!
Paket Program Aplikasi + Lab (3 SKS), mata kuliah ini menarik dan enjoyable. Pelajaran yang diberikan disini banyak yang berguna secara langsung serta akan banyak kita butuhkan. Misalnya, menggunakan fasilitas-fasilitas Ms.Word, memahami fungsi-fungsi yang bisa digunakan dalam Ms. Excel, memahami penggunaan Adobe Photoshop. Salah satu tugas yang cukup menegangkan adalah membuat naskah jadi dari sebuah buku dengan tebal lebih kurang 300 halaman dari naskah mentah yang diberikan. Artinya, kita harus memasukkan gambar-gambar, mengatur
section, memformat
heading, dan sebagainya sehingga menjadi sebuah naskah buku yang utuh. Selain itu, kami juga ditugasi untuk membuat suatu karya dengan Adobe Photoshop. Beberapa mahasiswa dengan karya yang dinilai terbaik akan diminta mempresentasikan pembuatan karyanya di hadapan teman-teman yang lain.
[ini salah satu contoh karya sebagai tugas mata kuliah PPA] Pendidikan Agama (3 SKS), mata kuliah ini membuka pikiran kita tentang banyak hal. Mata kuliah ini tak lain merupakan
Character Building Development Center II, yakni membahas tentang Relasi Manusia dengan Tuhan. Dalam mata kuliah ini, biasanya dilakukan presentasi oleh pemateri mengenai suatu topik misalnya mengenai iman, toleransi, dsb untuk kemudian dibahas dalam diskusi kelompok di masing-masing kelompok mentoring. Yang menarik, dari sini kita bisa tahu banyak hal mengenai nilai-nilai dan sudut pandang dari berbagai agama. Selain itu, yang juga menarik adalah saat dilakukannya diskusi panel yang menghadirkan pemuka agama dari berbagai agama yang ada di Indonesia.
Matematika II (3 SKS), mata kuliah ini membuat kita bernafas lega. Berbeda dengan Matematika I yang membuat pusing tujuh puluh tujuh keliling, mata kuliah ini terasa jauh lebih menyenangkan. Matematika II yang taklain merupakan Matematika Diskrit, banyak membahasa mengenai hal-hal menarik seperti Himpunan, Relasi, Kombinatorika, Graf, Bilangan Bulat, dll. Dalam mata kuliah ini, kita perlu banyak mencoba berbagai macam model soal sehingga terbiasa menyelesaikan berbagai bentuk kasus. Beberapa rumus yang ada akan mudah dipahami apabila sering digunakan dalam latihan.
Sistem Basis Data (4 SKS), mata kuliah ini
loveable. Kita belajar mengenai dasar-dasar basis data secara konseptual maupun praktis. Untuk bisa sukses di sini, kita harus memperhatikan penjelasan dosen dengan sungguh-sungguh, membaca materi, serta membiasakan berlatih menggunakan Ms. Access maupun MySQL. Jika diberi tugas untuk mebuat suatu sistem basis data, sebaiknya dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan selengkap mungkin sesuai konsep dan teori yang diajarkan. Aplikasi yang saya buat (bersama Tika dan Cinthya) untuk tugas akhir mata kuliah ini adalah pembuatan Sistem Informasi Akademik Universitas.
Pendidikan Bahasa Inggris II (dihitung 1 SKS tapi diajarkan sebanyak 4 SKS), mata kuliah ini
addictable dan memang selalu menarik. Entah kenapa, sejak kecil saya memang selalu menikmati pelajaran Bahasa Inggris. Di mata kuliah ini kita belajar banyak hal mulai
grammar, reading, writing, listening, sampe
speaking. Di kelas ini sebagian besar juga teman2ku waktu dulu IEC di kelas 1, jadi pada expert gitu. Paling heboh kalo Pak Daniel Ginting habis ngajar, terus ada kuis kecil di akhir n nilai kuis kecilnya langsung diumumin. Kalo udah kaya gitu, tiga tertinggi langsung dikasi tepuk tangan sekelas, secara di kelasku persaingannya ketat banget, jadi seru. Pas jamanku kemaren, klo mw lulus mata kuliah ini, TOEIC qta kudu nyampe 600. Mudah-mudahan bisa kok, Guys, Smangad!!
Pendidikan Bahasa Mandarin II (dihitung 1 SKS tapi diajarkan sebanyak 4 SKS), mata kuliah ini seru meskipun membutuhkan perjuangan. Karena aku belum pernah mendapat mata kuliah mandarin di SD, SMP, maupun SMA, aku belajar mulai dari nol di sini. Untungnya untuk mata kuliah ini pembagian kelas disesuaikan dengan latar belakang kemampuan berbahasa mandarin masing-masing anak. Jadi aku dan teman-teman yang memang belum pernah belajar bahasa Mandarin akan diberi kesempatan lebih untuk belajar dari awal. Di sini aku juga dapet nama dari Feng Laoshi, yaitu "
Bai Xue", katanya artinya
Snow White. Xiexie, Laoshi....
Itulah beberapa mata kuliah yang aku dapat di semester dua yang lalu. Semoga penjelasan ini sedikit banyak bisa membantu adik-adik untuk mendapat gambaran tentang perjuangan yang akan dilakukan di semester depan. Satu hal yang perlu saya tekankan sekali lagi, dengan kesungguhan dan keyakinan, kita pasti bisa menyelesaikannya dengan baik.
Jangan pernah berpikir untuk berbuat curang, mencontek, mem-plagiat, ataupun cara-cara cheating lainnya. Lebih baik mengulang asalkan memahami dengan baik daripada lulus dengan nilai baik namun diperoleh dengan menghalalkan segala cara.
["Keep Fight though the night has come..." (model: Winda)]Tambahan lagi, meskipun nilai akademik tetap nomor satu, tapi aku harap adik-adik juga tetap menjaga perkembangan aspek non akademik. Akan sangat baik jika keduanya berjalan beriringan, serta diimbangi dengan usaha pengembangan diri kita yang tiada henti.
Semangat selalu ya, Guys!! Go IT! Go IT! Go! UMC...dahsyat!!