Percakapan Sore

Suatu sore di sebuah masjid di daerah Dieng

Mila: "Mbak Mutiara ya?"

Saya: "Iya, kamu...?"

Mila: "Aku Mila, Mbak. Aku SMA..." (dia menyebutkan nama salah satu SMA Negeri di kota Malang). "Kemarin Mbak masuk kelasku kan?"

Saya: "Oo, kamu kelas XII-*** kan?"

Mila: "Iya, Mbak. Mbak, aku itu sebenernya mau ikut tes masuk Universitas Ma Chung tapi aku masih takut nilaiku kecil."

Saya: "Gapapa,Dek. Kamu coba dulu aja, soalnya ini lagi Mid Periode I(November 2008-Januari 2009), jadi biayanya bisa jauh lebih kecil daripada adek ikut tes nanti-nanti."

Mila: "Tapi kalau nilaiku jelek apa bisa ikut tes lagi?"

Saya: "Iya, bisa. Asalkan kamu belum resmi terdaftar sebagai calon mahasiswa, kamu bisa nyoba tes lagi di periode berikutnya, yaitu Mid Periode II(Februari-April 2009) dan Final Periode (Mei-Juli 2009)"

Mila: "Oo gitu, ya Mbak. Tapi soalnya beda ya? hehe"

Saya: "Wah, pastinya beda. Dan lagi biaya yang kita bayarkan juga beda. Misalnya kamu diterima di jalur Reguler III pada Mid Periode I maka biaya yang harus dibayar akan sama dengan jika kamu diterima di jalur Reguler II pada Mid Periode II. "

"Terus misalnya lagi, ada anak diterima di jalur Reguler V (Nilai Tes Masuk UMC lebih dari 35 s/d kurang dari 40) yaitu jalur dengan nilai tes terendah, kalau dia daftar di periode awal (Early Bird), dia cuma bayar Rp. 15.000.000,- tapi kalo dia daftar di periode akhir, dia harus bayar Rp. 25.000.000,-. Jadi selisihnya bisa mencapai Rp.10.000.000,-"

Mila : "Wah, banyak juga ya. Terus kalo beasiswa prestasi yang bebas DPP nilai tesnya harus berapa, Mbak?

Saya : "Kalau beasiswa prestasi kategori I, DPP nya Rp 0,-, bebas biaya SPP, juga bebas bayar SKS. Itu nilai tesnya harus >85. Oh iya, buat menentukan nilai kita, yang dilihat ga cuma skor dari hasil tes, tapi juga dari prestasi selama di SMA, penghargaan yang pernah diraih, dan beberapa lainnya juga jadi pertimbangan."

Mila: "Oo gitu. O iya, waktu itu Kakak bilang kalo tesnya Matematika, Logika, n' Bahasa Inggris ya? susah ngga, Mbak, tesnya?"

Saya: "Hmmm...gimana ya... sebenarnya kalo kita merasa siap, semuanya ga terlalu sulit kok. Faktor psikologis juga berpengaruh di sini. Waktu mengerjakan, sebaiknya pikiran kita tenang jadi hasilnya bisa maksimal. Tapi kita juga tetap perlu berpikir cepat, terutama untuk soal-soal logika. Percaya aja sama kemampuan kamu".

[beberapa mahasiswa/i UMC berdiri di depan Gedung Bhakti Persada]

Mila: "Ya, minta doanya deh, Mbak. Aku pingin bisa masuk di Universitas Ma Chung, kalau bisa sih pingin yang Beasiswa Prestasi. Kalo Beasiswa Prestasi yang ketegori II itu bebas SPP ya, Mbak?"

Saya: "Iya, beasiswa prestasi kategori II itu cuma perlu bayar DPP sekitar 3 juta aja (periode Early Bird, dan meningkat 1 juta setiap periodenya), trus kita juga bebas SPP tiap semesternya. Jadi kita cuma perlu bayar biaya SKS, Rp 150.000,- per SKS-nya."

Mila: "Mudah-mudahan aku bisa deh, Mbak. BTW, Mbak dulu ga ikut SPMB tah?"

Saya: "Aku ikut. Sebenarnya aku diterima di jurusan Akuntansi, Universitas ********* (perguruan tinggi negeri favorit di kotaku),tapi waktu itu aku sudah diterima di sini. Saat itu aku sedang mengikuti masa-masa Intensive Course dan Study Skill di Universitas Ma Chung. Dan, entah kenapa, rasanya aku nggak rela meninggalkan Univ Ma Chung ini"

Mila: "terus yang SPMB dilepas? gak sayang ta, Mbak?"

Saya: "cukup banyak sih yang menyayangkan keputusanku waktu itu, ya soalnya kamu tahu sendiri untuk bisa diterima di jurusan tersebut, butuh usaha yang tidak mudah. Tapi aku ngerasa aku pingin tetap di sini. Aku tuh rasanya nge-lihat sesuatu yang berbeda di sini. Meskipun aku adalah angkatan pertama di Universitas Ma Chung, aku melihat sesuatu yang membuat saya gak mau berpaling dari sini. Untungnya orangtua dan orang-orang terdekat saya selalu mendukung"

Mila: "Iya lho, Mbak. Temen-temenku banyak yang pingin masuk si situ. Malah sebagian besar kelasku, target pertamanya ya jurusan Akuntansi sama Manajemen di Universitas itu. Kalo aku sendiri, sejak awal tahu, langsung ada feeling ke Universitas Ma Chung. BTW, aku boleh minta nomer hapenya Mbak? bukan 7274444 yang waktu itu kan, Mbak?hehe"

Waktu aku presentasi di kelasnya, emang ada anak yang tanya nomer hapeku, tapi kelihatannya sih iseng gitu. Jadi aku jawab juga sambil bercanda, ngambil dari lirik lagu.

Saya: "Oh iya, boleh. Nomerku 085********. Oke, nanti kalo mau tanya-tanya lagi SMS ato telp aja. Kalo mau liat webnya UMC, buka aja http://www.machung.ac.id/. Oke, aku balik dulu ya. Smangad!!"

Mila: "Iya, makasih ya Mbak."

.DOC dan .XLS menjadi .EXE

Setelah seharian mengutak-atik laptop, sambil mencari beberapa referensi, akhirnya aku menemukan cara untuk memberantas virus ini.

Jadi kemarin entah darimana, tiba-tiba aku lihat file-file Ms. Word di Flash diskQ berubah jadi .EXE semua. Aku sampe kaget gitu, n udah mikir yang macem2 juga, tapi akhirnya aku bisa sedikit bernafas lega karena yang terinfeksi sama virus ini cuma file MS. Word yang ekstensinya doc (Ms.Office 1997-2003) aja, sedangkan yang ekstensinya docx (Ms.Office 2007) ternyata ga terinfeksi. Untungnya file Ms.Word berekstensi doc yang ada di flashdiskQ cuma 4 file 'n ga terlalu penting, sedangkan puluhan file Ms.Word lainnya berekstensi docx.

Belakangan, aku tahu kalo ini virus bernama KSpooldA. Jadi waktu kita menjalankan file dokumen yang terinfeksi, maka ia akan mengekstrak beberapa bagian file. Dia mengeluarkan file induk untuk ditanamkan di direktori System 32 Windows. Trus dia mengaktifkan dirinya di memory dengan nama kspoold.exe, trus dia menjalankan dokumen yang tadi sudah di ekstrak itu.

Setelah virus aktif, dia akan mencari ke setiap drive komputer kita. Kalo dia menemukan ada drive Flash Disk, maka dia akan mencari pada drive tersebut trus menginfeksi setiap dokumen .doc dan .xls yang dia temukan.

Virus ini juga menciptakan sebuah file yaitu avmeter32.dll. File ini madalah file pendukung virus yang di-inject ke dalam proses explorer.exe untuk memonitor proses virus di dalam memory. Jadinya setiap kali kita mencoba buat mematikan proses virus ini di Task Manager, dia akan tetap aktif lagi, walaupun kita coba menghentikan proses, trus menghapus filenya, soalnya dia juga sudah menyimpan backup file induknya di dalam direktori user Temp, dengan nama "Uninstall Log.dat".

Eh, tapi virus ini juga membuat beberapa file log di dalam direktori temp Windows. Dalam direktori Windows\Temp\ akan ada file KSPOOLD.TXT. Selain itu di sana juga terdapat file UninstallC.TMP. Trus ada lagi file log-nya di direktori \Documents and Settings\PearLy_Zone\Local Settings\Temp\AEGIS.TXT. Dengan membaca file log ini, kita bisa tahu apa aja yang dikerjakan oleh virus ini. Seru, kan?

Kalo antivirus yang kita punya belum cukup ampuh buat mengatasi virus ini, kemarin aku baca beberapa sumber, katanya sih kita bisa saja membunuh virus ini di memory dan membuat dia tidak aktif lagi secara manual, yaitu dengan menjalankan manajemen services di Windows. Jadi kita klik Start>Run> trus ketik services.msc. Cari services yang namanya "K Print Spooler", trus double click di servis tersebut. Trus di dialog box yang muncul, ubah Startup Type dari Automatic menjadi Disabled, trus klik OK. Kalo udah, kita restart komputer kita. Sekarang virus ini udah tidak aktif lagi. Sekarang hapus file inti virus itu yang ada di direktori System32 Windows dengan nama kspoold.exe dan avmeter32.

Ternyata seru juga ya?! Bagi yang mau nyoba, dipersilakan...

Mutiara "Versatile" Aisyah???

Waktu liat jadwal seminar John Robert Power, Februari besok di website Universitas Ma Chung yang abis kami update kemarin, aku jadi inget sama rangkaian kegiatan CBDC (Character Building Development Centre) satu tahun yang lalu. CBDC yang aku ikuti saat itu adalah CBDC seri pertama, yaitu mengenai Relasi Manusia dengan Diri Sendiri. Di CBDC setahun yang lalu, ada kesan tersendiri buat aku, soalnya aku menikmati banget waktu itu. Di sana aku belajar banyak tentang Pengembangan Diri.

Dari sana, aku jadi tahu kalo aku ini punya kepribadian pelangi (Sanguin 26%, Flegmatis 26%, Koleris 25%, Melankolis 23%), jadi bener2 nyaris punya prosentase yang sama, cuma beda 1% dan 2% aja. Katanya sih, hal ini bisa menjadi kelebihan n' bisa juga jadi suatu kekurangan, tinggal bagaimana kita me-managenya sendiri. Tapi kata mentorku, tipe kepribadian ini masih bisa diubah dan berubah seiring berjalannya waktu.

Trus di CBDC waktu itu, beberapa anak di kelompokQ (Kristen Nygaard) masuk koran, hehe. Benernya beritanya sih tentang CBDC di kampusQ, tapi karena wajah2 superstar emang ga bisa disembunyikan, jadilah wajah Feby, Yessica, dan aku nampang di halaman depan salah satu surat kabar harian =p

Trus waktu itu, kita juga diajarkan banyak hal yang berkaitan dengan pengembangan diri. Aku banyak belajar tentang penilaian terhadap diri sendiri maupun orang lain, aktualisasi diri, perancangan goal, visi, misi, bahkan tentang obituary. Sebenarnya obituary ini kurang lebih sama seperti prinsip ke-2-nya Stephen R. Covey di buku Seven Habits of Highly Effective People-nya yaitu "Merujuk pada Tujuan Akhir". Obituary itu sendiri adalah seperti resensi orang lain, bukan terhadap buku atau kaset, melainkan terhadap diri kita. Jadi semacam testimonial orang lain yang diberikan setelah kita meninggal gitu. Misalnya gini,

"Mutiara, wanita anggun yang dicintai oleh seluruh dunia ini sungguh sangat menginspirasi banyak orang. Selama hidupnya, Mutiara banyak menghabiskan waktu untuk mendedikasikan dirinya bagi...." (lanjutannya kapan2 aja ya). Narsis dalam pembuatan obituary diri kita memang dianjurkan kok,hwe37x.

Menurut dosenku, obituary ini akan memberi dampak yang cukup besar bagi kehidupan kita, karena kita telah memiliki tujuan yang jelas. Teman-teman yang mau mencoba, dipersilakan... nanti coba dibuktikan hasilnya. Dosenku juga mengatakan bahwa semakin dini obituary dibuat, semakin besar pengaruhnya terhadap diri kita. Ouch, tahu gitu waktu lahir, aku langsung minta ajarin mama-papa untuk bikin obituary-ku...

[Sayangnya waktu umur segini, aku belum ikut CBDC ini, huhu...]

Selain itu di CBDC ini, ada banyak materi-materi yang berguna banget. Misalnya mengenai menghadapi kegagalan, kekuatan mimpi, ketekunan, pentingnya ketulusan, kejujuran, integritas, dan masih banyak lagi. Ada satu kutipan yang aku ingat disampaikan oleh salah satu pemateri, kutipan yang juga kutemukan di buku Today Matters karangan John C. Maxwell yaitu,"Jadilah perubahan yang engkau ingin lihat di dunia".

Ya, kalo menurutku pengamatanku selama ini sih, seminar-seminar di CBDC I ini kualitas dan manfaatnya jauh lebih besar dibandingkan seminar-seminar sejenis lainnya (misalnya, Spirit of Excellence tiap hari Senin yang kadang kurang terasa manfaat dan pengaruhnya bagi saya).

Trus, di CBDC pertama itu, juga ada pemberian nama tengah. Jadi nama tengah itu diberikan sesuai kesepakatan teman-teman di kelompok metoring kita. Kelompok mentoringku pada saat CBDC I itu terdiri dari sekitar 15 anak dan 1 mentor (Pak Romy). Pada sesi pemberian nama tengah ini, kita diberi daftar puluhan kata-kata sifat baik yang nantinya akan digunakan sebagai nama tengah. Jadi untuk memberi nama tengah ke salah satu anggota kelompok, anggota kelompok berunding bersama untuk memilih nama tengah dari kata-kata yang ada pada daftar sifat baik tersebut. Kata yang dipilih adalah yang kurang lebih sesuai dengan sifat/karakter anak ybs. Daftar kata-katanya waktu itu antara lain, Smart, Funny, Tough, Helpful, Beautiful, Honest, Patient, Kind, dkk.

Waktu itu kebetulan aku dapet nama tengah "Versatile", awalnya aku rada bingung juga tentang maksud dari nama itu, tapi waktu itu aku tanya ke Bu Lilis yang waktu itu duduk di sebelahku katanya Versatile = able to adapt to many different function or activites. Trus pas aku tanya ke temen-temen kelompokQ katanya artinya kurang lebih memang "serba bisa". Waduh, kayaknya kalian salah ngasih nama aku deh, Rek. Apalagi setelah dapet nama itu, kita harus bikin label nama tengah tersebut n ditempel di baju sehingga dilihat banyak orang. Versatile is my middle name!! (Helloooo...ada orang di sana??!!)

Hmm...Mutiara "Versatile" Aisyah??? Lumayan sih, tapi kira-kira mama-papaku marah gak ya kalo tau nama pemberiannya diganti seenaknya gini, hehehehehe....



(Numpang iklan, buat siapapun, Teman-teman, Bapak/Ibu, Om/Tante, Mas/Mbak dan pembaca blog ini yang SMS ke hape saya dan belum mendapat balasan yang sesuai, mohon maaf. Handphone saya sedang rusak sejak 3 hari yang lalu, terkena virus bluetooth di Matos. Sehingga untuk membalas, membutuhkan perjuangan yang cukup panjang dan berat, mohon pengertian dan kesabarannya. Terima kasih)

Namaku Ulat Bulu

Namaku ulat bulu. Sore ini aku kekenyangan karena telah memakan daun-daun renyah yang lezat ini. Itulah sebabnya sore ini aku memilih untuk menggantungkan diriku di ranting agar aku bisa mengamati kehidupan di sekitarku.

Sore ini, saat kugantungkan diriku di ranting ini, kulihat seorang gadis duduk di dekatku. Dari gelagatnya, sepertinya ia sedang menunggu seseorang. Beberapa kali ringtone Teman milik Ten2Five kudengar dari handphone yang digenggamnya. Tapi tak lama kemudian handphone tersebut nampak mati. Oh, rupanya handphone gadis itu sedang kehabisan baterai. Dan dia-pun nampak berjalan meminjam handphone seseorang, mungkin untuk melanjutkan SMSnya yang tadi tak bisa dikirmkan.

Sore ini, tak seperti sore-sore sebelumnya, keadaan sekitarku sedang sepi. Hanya nampak gadis itu, beberapa penjaga yang sedang berinternet ria, dan satu dua orang yang lewat di hadapanku. Tak lama kemudian gadis itu datang lagi, kembali duduk di dekatku. Ia nampaknya sedang memikirkan sesuatu. Ah, aku bisa membaca pikirannya. Ia sedang merenungi sesuatu yang membuatnya bimbang.

Tapi, tak lama kemudian, ia melihat sekeliling. Ia mulai mengamati tanaman tempat kugantungkan diriku. Ia mulai mengamati daun-daun yang tak nampak seperti daun karena telah kuhabiskan. Tak lama kemudian,ia-pun menyadari keberadaanku. Dan, gadis itu segera melompat dari tempat duduknya. Ia nampak terkejut dan ketakutan. Ia memberi tahu seseorang tentang keberadaanku, dan orang itu nampak membawa sebilah parang ke arahku, oh bukan, ternyata itu adalah sepasang sandal. Saat orang itu ingin memukulkan sandalnya ke arahku, gadis itu melarangnya. Ia justru mengambil fotoku dengan handphonenya sesaat sebelum meninggalkanku. Meski aku tahu gadis itu nampak ketakutan saat melihatku, tapi aku bersyukur karena ia tak sampai hati melihat laki-laki itu merampas masa depanku, yakni terbang sebagai kupu-kupu.



[aku ingin terbang sebagai kupu-kupu, aku ingin melintasi pelangi seperti mimpi-mimpiku]

Akhirnya, gadis itupun berpindah dan memilih untuk menunggu sambil duduk di bangku seberang. Tak lama kemudian, kulihat seorang lelaki datang menghampiri gadis itu. Tetapi aku tahu bahwa lelaki itu bukanlah orang yang sedang ditunggu oleh gadis itu. Berbagai perasaan berkecamuk dalam pikiran gadis itu. Aku tahu, gadis itu sedang tak ingin bertemu lelaki itu. Lelaki itu telah melakukan sesuatu yang mengganggu gadis itu. Aku bisa membaca pikiran gadis itu. Beberapa hari ini, ia memang ingin menghindar dari lelaki itu. Gadis itupun tak acuh dan memalingkan wajahnya dari lelaki itu. Hingga akhirnya...

Lelaki itu memilih untuk duduk di bangku seberang gadis itu. Di tempat dimana dibelakangnya terdapat ranting tempatku menggantung. Ah, aku tahu sebenarnya aku tak ingin mencelakakan lelaki itu dengan bulu-buluku, tapi aku tak bisa berbuat apa-apa. Aku tak bisa melarangnya untuk tidak duduk di tempat itu. Sangat dekat denganku, bahkan aku bisa dengan mudahnya merambat di punggungnya.

Melihat gelagat lelaki itu, sang gadis nampak bimbang. Aku tahu ia sedang tidak ingin bertemu lelaki itu, tetapi di sisi lain, ia tak mau melihat lelaki itu terkena bulu-buluku. Ia tak cukup tega untuk melihat lelaki itu berguling-guling di tanah dengan lengan dan punggung merah membara karena terkena bulu-buluku. Sang gadis nampak bimbang dengan perasaannya. Namun akhirnya kudengar kata-kata,

"Awas, jangan duduk situ!! di situ itu ada ulat bulu!!"

Dan, aku tahu, kata-kata itu adalah kata-kata yang tercipta hanya karena ada aku. Seandainya aku tak ada di situ, mungkin gadis itu akan berpaling tanpa menoleh sedikitpun ke arah laki-laki itu. Semua takkan berubah sebelum lelaki itu mengubah sesuatu yang membuat gadis itu tak mau mengacuhkan lelaki itu.

Kebimbangan Hati

Aku gak tahu harus sedih atau harus senang. Aku gak tahu ada apa di balik semua ini. Aku bahkan gak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku tidak tahu apakah aku boleh melakukan sesuatu yang cukup membingungkan. Ini bukan hal besar yang membutuhkan pemikiran yang kompleks. Hanya saja, ini menyangkut sesuatu yang akan berpengaruh cukup besar. Tapi aku harus memutuskan hal ini. Aku harus mengambil suatu keputusan. Dan saat ini yang aku butuhkan adalah doa dari teman-teman.

Precious Messages...

Sabtu, 17 Januari 2009

Last night, I was so happy, energized, and spirited...

"Beliau", the one in the last posting, replied my SMS. Ya, padahal SMS yang kukirimkan sebenarnya bukan SMS yang meminta balasan. Tapi....

....benar memang sebagaimana kata-kata yang pernah kudengar, semakin tinggi kesuksesan hidup seseorang, maka dia justru akan semakin humble (rendah hati). Bahkan, dapat kita lihat bahwa mereka yang angkuh dan terlihat begitu bangga dengan apa yang telah diraihnya justru rata-rata adalah mereka yang belum merasakan kesuksesan hidup yang seutuhnya. Dan aku membuktikan salah satunya dari sosok "Beliau".

"Beliau" dengan segala kerendahan hatinya, kurasakan begitu tulus dan terbuka untuk tak henti memberikan motivasi bagi orang-orang di sekelilingnya. Dari beberapa SMS beliau yang ada di Inbox-ku, semuanya nampak penuh inspirasi dan kebijaksanaan hidup dari seorang yang telah cukup banyak merasakan pahit getir kehidupan.


Salah satu penggalan kata-kata yang kurasa begitu memberi inspirasi adalah,

"Pada saat kita mampu menyelesaikan perjuangan hidup, kita dimampukan mentertawakan hidup dan penderitaan. Tp pd saat kita menggumulinya kita membutuhkan iman dan ketekunan".

Ya, faith dan persistence, suatu unsur yang sangat penting dalam meraih kesuksesan. Kuharap, kita bisa memiliki dan menjaganya dalam diri kita semua. Selain itu, "Beliau" juga memberi teladan kebijaksanaan mengenai ketegaran dalam menghadapi cobaan hidup. Dalam penggalan lainnya beliau mengatakan,

"Percayalah, melalui tempaan kita akan keluar sebagai emas murni. Ditempa, dibakar, dibentuk."

Dan, aku hanya bisa membacanya dalam-dalam sambil bergumam "Saya sangat percaya hal itu..."

Dan, saat ini saya pun semakin mantap untuk menetapkan "Beliau" sebagai salah satu role model dalam kehidupan saya. Kepada "Beliau" (ya, walaupun sepertinya beliau ngga mungkin baca tulisan ini), saya ingin mengucapkan terima kasih atas teladan yang telah diberikan. Sukses selalu!!

Buat semuanya, tetap dalam semangat dan dedikasi!! Kita pasti bisa meraihnya!! Smangad ya, Guys!! =D

And the story goes...

Hari ini,,hari pertama setelah UAS...aku ga tw, UAS semester ini hasilnya gimana, aku ngerasa klo blom mengusahakan yang terbaik untuk UAS kali ini. Kadang nyesel juga klo inget2 gimana waktu liburanQ kemarin sedikit bangett yang aku pake buat persiapan UAS. Liburanku sebagian besar kupake buat refreshing, jalan-jalan, ketemu papa, n bikin "Seeds of Pearl". Alasan terakhir itu Yang paling menyita bayak waktu sekaligus bikin aku rada stress.

(Suasana sudut kamar selama UAS)

Ah sudahlah, mari kita tunggu hasilnya,,,mohon doanya ya...huhu....

Send me Ur prayer, please... =(

.....

.....

-----ganti suasana----

.....

.....

Hari ini aku mulai menikmati hari, tak ada lagi begadang sampai pagi, tak ada lagi gelas besar berisi kopi, tak ada lagi tumpukan buku di atas sprei, tak ada lagi alarm hape yg dinyalakan berkali-kali, tak ada lagi komputer yang menyala sepanjang hari, tak ada lagi teriakan stress di pagi hari,,,,,

Tadi pagi, aku bangun bersemangat sekali. Karena apa? karena aku akan bertemu mentari pagi ini, sementara tetes embun telah menggantung di ujung sayap merpati,,,lho,kok jadi puisi gini!!!

Tadi itu aku ke kampus pagi-pagi coz ada acara IT Gathering hari ini. Acaranya lumayan seru, games2nya juga lucu. Jadi tadi tu Qta dikelompokin gitu, berbagai angkatan jd satu, diacak. Aku kbagian gabung ma Mbak Mei, Adi, Agung, Richard, Hari, Andi, ma Michael (skalian ngapalin nama2nya). Tp kelompokQ ga menang gamesnya c, abiz tebakannya jayus smua (lho, kok nyalahin tebakannya...). Ya, secara di kelompokQ, anak2nya banyak yang bertampang professor gitu. Jadi qta gak kepikiran jawab pertanyaan"nya,,malahan pas nyampe di giliran kelompokku buat ngasi pertanyaan, Qta malah kompakan buat tanya "Apa kelebihan dari RAD?",hahaha. RAD itu Rapid Application Development, dari mata kuliah Dasar Rekayasa Perangkat Lunak. Satu2nya pertanyaan berbau perkuliahan. Gubrak!!

Td di IT Gathering itu, ada sesi open forum prodi. Di sana aku sama beberapa temen sempat kaget, terharu, sekaligus termotivasi dengan cerita yang disampaikan oleh bu rektor. Kalo inget cerita beliau, aku jadi ngerasa harus bersyukur banget atas apa yang udah aku miliki. Lebih dari, aku juga merasa punya semangat yang lebih besar buat berjuang. Aku jadi inget kata-kata mutiara yang berbunyi "Jika kamu berlaku keras pada dirimu maka dunia akan lunak kepadamu, jika kamu berlaku lunak kepada dirimu maka dunia akan keras kepadamu". Aku juga setuju banget ma Nico, bahwa hidup adalah perjuangan. Let's fight!!

Pas lagi bubaran IT Gathering, aku dpt panggilan dinas dari Bu Titiek. Jadilah abis itu aku pergi ke rektorat. Agak bingung jg c, secara kmrn aq ma Arlingga udh lama bgt d sana, kupikir udh gada krjaan lagi. Tp trnyata g terasa, td aku d sana lama jg, g cm updating web, tp jg ngedit2 foto, ngeprint pengumuman, nge-lipat brosur2, nyiapin map-map,,,ada capekna juga c,,, tapi lebih dari itu, ada satu hal yang bikin aku seneng mpe ga bisa tidur 3 hari 3 malam (lebayy deh, baru aja td sore) ....yaitu...ah jadi ga enak, hehe, kapan-kapan deh aku kasi tw.

Oh ya, selain itu, tadi aku juga dapet sesuatu yang bikin aku ngerasa beruntung banget,,tadi aku dapet nomor hapenya seseorang (eits, ini gada hubungannya dgn cinta2an lho ya, jd jangan ada yg jealous...=P). Aku dapet nomer hapenya seseorang yang udah lamaaa aku pengen, dan aku tw klo misalnya dia memberikan nomornya ke semua orang yang ingin mengetahui nomor hapenya, pasti dia harus membuka line khusus SMS sebagaimana pak SBY yang harus membuka 9949 setelah memberitahu nomor hapenya pada seorang petani di daerah Banten. Ya. Aku seneng bgt. Aku ga bermaksud apa2. Aku cuma ingin memberi tahu sesuatu kepadanya. Yang pasti, aku seneng banget. Thanks, God...

Sebenarnya nomor handphone siapakah itu? mengapa aku benar-benar senang setelah mendapatkannya? apa yang akan kulakukan setelah menyimpannya di hapeku? jawabannya ada di tangan anda...

Save the First Day

(*the title was inspired by "Save The Last Dance" movie,,)

Tadinya aku hampir yakin klo aku bisa curhat smuanya di blog ini.. tapi ternyata keadaan sudah tidak aman lagi, kawan...ternyata memang blog itu ditulis untuk dibaca...(apa maksudnya??!!)

yah begitulah,,,girls are strange...they write sumthin' they don't want people to know...tapi are they actually want to hide it? klo iya,,why did they write it down?? It doesn't make any sense, right? but it happens!! I don't want people to read my blog,,but anyway I still write it.

Meskipun aku akan malu, menutup wajahku, dan kabur kalo ada orang bilang, "Gw baca blog loe", tapi aku senang melakukannya ^^...

Hahahaha...

Weird...

Strange,,,

Bizzare...

Eh, BTW, this is the first day in 2009, right?? wooowww.... I'm grateful, thankful, spiritful, careful, n' beautiful... (hehe, jangan bingung, dua kata terakhir emg gag nyambung) banget menghadapi hari-hari ini dan yang akan datang.

Tadi bangun pagi jam 10,haha...bukan awal yang baik. Itupun setelah orang-orang rumah menggedor-gedor pintu kamarQ,,mulai dari

"Kak, sudah siang! Bangun, sholat Subuh! ayo2 bangun, Kak. " (beloved mom's pretty voice)

"Kak... kakak... bukain pintunya! aku mau ngambil bukuku" (Sizt's creepy voice)

"Mbak...mbak Mutia...katanya mau ngirim email pagi-pagi..." (Ona's calm voice)

Ringtone yang berdenting pun seolah menjadi lagu pengiring tidurQ,,mulai dari Ten2Five dengan "Teman"-nya, Britney dengan "Born to make you happy"-nya, Toybox dengan "Best friend"-nya, Ten2Five dengan "Love is you"-nya.. sayangnya aku ga denger Mocca dengan "Friends"-nya pagi ini...^^

Suara" itu cuma berhasil membuatku bangun dan bertahan beberapa menit saja. Tapi setelah aku survey beberapa temen hasilnya mereka emang rata2 pada bangun jam segituan. And the reason was their-last-night-moment.

Aku smalem tidur jam 4 lebih. Tapi bukan gara-gara begadang bakar jagung n maen petasan tahun baruan, melainkan gara-gara aku dapet shift malam, haha, ya gak lah, satpam kali. Stelah berbagi cerita sama teman" SMA-ku yang lamaa tak kujumpai, Tian n' Aryka malam itu, aku segera kembali dan mengerjakan suatu hal... ummm, anda mau tau? ...sebenernya aku...aku...hmm gmana ya...ooppss, aku ga bisa bilang, karena improve my integrity is one of my new year resolution..., cuma aku dan salah satu dosenku yang tahu...(dumbo girl!!klo gitu knapa cerita??!!)


ngomong2 soal New Year Resolution,,kalo tahun baruan gini biasanya orang-orang pada tanya..."Resolusi tahun baru kamu apa?"

dan kalo ada Mas Tony, pasti dia bakal jawab "resolusiku ga terlalu besar kok, cuma 1024 x 768"...hahahaha...*ROTL

Ya, new year resolution kadang memang cukup berguna, terutama bagi orang-orang yg rada males, kaya aku...dan di tahun ini, aku sudah menyiapkan resolusiQ,,oke deh, biar anda ga penasaran (pliss deh, sapa juga yg penasaran...). let me reveal it..

(Ditulis sesuai yang tertera di post-it-note pada layar monitor...cuma cara penulisannya aja yang diganti,,)

"In this upcoming year, of course I'm really hoping to become an even better person. I wish to become more resolute on a daily basis, in hopes of advancing in my long-term goal. Getting closer to all my dreams, and even reach some of them. become more religious to have a more beautiful life. Learn more new things, get more knowledge, work harder to achieve what I want. Loving people around me more and more. Be healthy, do exercises, do more sports, eat right, in order to have a healthier body. And resolve to strive the following attributes (duuh,,yg baru blajar Java...) in my life :

love, faith, integrity, graciousness, enthusiasm, respect, loyalty, encouragement, affection, discipline, beauty, independence, commitment, generosity, cleanliness, calm, strength, patience, energy, purity, knowledge, focus, and joy..."


Itu resolusi yang udah aku coba buat, tapi gak menutup kemungkinan bisa nambah lagi, hehe. Selain itu, sebagaimana saran dari mentorQ, aku juga sempat merancang target2 dan goal untuk tahun ini. Dan bagaimanapun, yang bisa kita lakukan adalah merencanakan dan berusaha semaksimal mungkin. Let's do our best and God will do the rest.

Buat semuanya, keep fight!! smangad!!

My Wonderful 2008

2008...
Smile. Tear. Happy. Achieve. Proud. Great. Hate. Advice. Benediction. Abstract. Sleepless. Prosperous. Aftermath. Love. Peace. Conflict. Serenity. Sad. Accept. Pretend. Challenge. Supernormal. Admiration. Anarchic. Blue. Calm. Prestigious. Blunder. Organize. Primary. Silence. Sceptic. Bobble. Busy. Supreme. Temper. Unmeasured. Butterfly. Unproven. Puffy. Maturity. Eerie. Attainment. Persistence. Light. Bright. Shine. Wonderful. Great. Wonderful. Excellent. Wonderful. Thankful. Wonderful.


2009...
welcome to my wonderful life!!


Wishing you all a wonderful and prosperous new year……. =D

19th Birthday

Kamis, 18 Desember 2008, sore hari sekitar pukul 16.40, setelah bel berbunyi, Luci, Tika, Vira, dan saya baru saja selesai menyicil tugas akhir Sistem Informasi dan chattingan di SAC. Setelah itu, mereka berencana pulang ke rumah masing-masing, sementara saya yang telah memiliki janji dengan Pak Teady semenjak siang tadi, segera pergi untuk menemui beliau di kantornya. Setelah sekitar 20 menit berbagi cerita dengan dosen Pembina akademik saya tersebut, saya segera turun ke Meeting Room untuk menemui Ekak dan adik-adik kami (Ona, Umy, Amanda, Reza, Devina, Anggi, dan Rahayu). Setelah itu, saya agak heran juga saat Ona mengajak saya pulang, padahal biasanya kami menghabiskan waktu untuk mengerjakan tugas-tugas di sana hingga malam tiba. Tapi karena saya sangat mengantuk setelah semalaman begadang mengerjakan tugas SIA&K serta kebetulan tidak ada tugas untuk besok yang membutuhkan akses internet, saya segera mengiyakan ajakannya.

Setelah itu, saya dan Ona segera menuruni tangga menuju basement untuk menuju motornya Ona, dan tak lama kemudian………

“Qu Ni Sheng Er Kuai Le…. Qu Ni Sheng Er Kuai Le…...” (Happy B'day in Chinese Version)

terdengar seruan merdu dari suara-suara yang sangat akrab di telinga saya. Dan tak lama kemudian, nampaklah segerombolan anak-anak muda membawa sebuah birthday cake dengan lilin berangka 19 bertengger di atasnya. Dan, saya masih berdiri, terpana menatap mereka.

Hayu, Tika, Luci, Vira, Chun2, Mbak Mei, Winda, Arlingga, Bagoes, Yulius, Bang Jo…. Mereka semua memberikan suara indah dan senyum tulus kepada saya. Dan, saya masih terpana beberapa saat, sebelum akhirnya mendengar suara mereka yang bersahut-sahutan meminta saya untuk segera make a wish dan meniup lilin di atas taart yang sudah mereka sodorkan pada saya.



Setelah itu, tanpa saya sadari mereka mengiring saya ke halaman terbuka dengan alasan untuk berfoto bersama. Karena tak ingin melewatkan momen tersebut, saya pun segera mengikuti ajakan mereka untuk berfoto di taman. Tapi tak lama kemudian,,byuurrrrrr!!! siraman air berwarna coklat pekat dengan bau sangat tak sedap mengalir dari atas kepala saya…(huhu, narsis berbuah petaka…). Berulangkali saya berteriak lepas saat siraman air tersebut mengenai hampir semua permukaan tubuh saya.

Setelah sejenak berlarian mengejar teman-teman, akhirnya saya merasa tak tega pada mereka. Setelah merasa iba mendengar permintaan mereka untuk makan kue bersama, akhirnya saya memutuskan utnuk melakuka prosesi pemotongan tart bersama. Dan, akhirnya, Lemon Cake buatan Holland Bakery yang saya bagi menjadi enam belas potong kami habiskan bersama-sama, Hayu, Tika, Luci, Vira, Chun2, Mbak Mei, Winda, Arlingga, Bagoes, Yulius, Bang Jo, Ekak, Ona, Reza, Amanda, Dony, dan saya. Salah satu cake terlezat yang pernah saya makan, karena ada mereka di samping saya..(ehem2...)

Setelah menikmati cake tersebut bersama-sama, tiba-tiba Bagoes memberikan colekan krim pada wajah saya, dan saya segera mengejarnya. Dan teman-teman yang lain pun segera berlari juga menghindari saya. Tapi beberapa kali saya lengah, hingga Winda, Bang Jo, dan Bagoes berhasil beberapa kali mengoleskan krim di wajah saya. Bahkan, karena kelengahan saya saat mencejar teman-teman lain, Bagoes sempat berhasil mengoleskan segenggam penuh krim pada wajah saya. Dan, wajah saya pun tak ubahnya seperti monster yang berbau tak sedap dengan wajah badut karena menggunakan masker dari krim susu. Saat itu, sisi kiri basement yang terhubung dengan taman samping seolah penuh dengan teriakan dan derap langkah makhluk-makhluk yang mencoba menghindar dari kejaran monster.

Setelah sekitar 1 jam kami berkejaran, saya lihat mereka telah nampak lelah, dan akhirnya kami pun memutuskan untuk berdamai. Dan, kami segera membereskan daerah tersebut, membuang sampah-sampah yang kami tinggalkan, membersihkan sisa-sisa kekacauan yang telah kami buat. Dan, saya didampingi teman-teman segera menuju Rest Room untuk membersihkan diri saya dari cairan maut dan krim badut tersebut. Saya sempat terkejut melihat wajah saya di kaca, menyeramkan!! Akhirnya, saya pun segera membersihkan diri sejenak, kemudian berganti kaos dan jilbab yang telah dibawakan oleh Vira, serta jaket milik Winda.

Setelah itu, beberapa teman dan dosen yang mengetahui hal ini, sempat memberikan ucapan pada saya. Dan saya segera menginterogasi teman-teman mengenai kejadian tadi. Dari situ saya mendapatkan beberapa fakta, antara lain :

Cairan maut yang disiramkan ke tubuh saya tadi adalah gabungan sisa makanan dan minuman teman-teman. Cairan ini antara lain terdiri dari kuah garang asem (sumber bau utama), mayonnaise, sisa salad, kuah mie instan, kremesan ayam, sisa-sisa jus dan kopi, potongan lalapan, nasi dan sisa sambal, dll. Gosh, it seems disgusting, but I don’t mind…because I love them.

Cairan tersebut dibuat sejak kemarin siang, tepat pada saat hari ulang tahun saya. Sayangnya, kemarin saya tidak makan siang bersama mereka, karena pada saat itu saya baru saja berangkat dari rumah.

Mereka tidak melakukannya tepat di hari ulang tahun saya karena kemarin Mas Andik ada di kampus sebagai pemateri dalam Ma Chung Programming Discussion Forum, dan mereka mengaku tidak enak karena takut dimarahi Mas Andik.

Mereka sempat kebingungan saat saya bercerita pada Tika bahwa saya akan langsung pulang setelah rapat tim web siang itu, dan akhirnya dengan berbagai alasan Luci berhasil mengajak saya untuk mengerjakan tugas SI sore itu sehingga saya selesai di saat yang tepat.

Pada saat saya berada di ruangan Pak Teady, mereka berkoordinasi dengan Ona, Ekak, dan Reza, untuk mengatur strategi agar saya bisa segera turun ke basement.

Saya berhasil melompati pagar yang menghubungkan besement dengan taman

Winda sempat menabrak pohon pada saat berusaha lari menghindar dari saya

Arlingga sempat nyaris berhasil terkena olesan krim, sebelum akhirnya ia berlari saat saya sudah berjarak selangkah di sampingnya

Saya sempat terpingkal melihat Chun2 dan Tika sempat menari ala India dengan berpegangan pada pohon-pohon di taman

Bang Jo adalah pemegang rekor sebagai yg paling sering berhasil mengoleskan krim di wajah saya

Bagoes menerima potongan cake tersebut dari langsung dari Luci

Vira adalah yang sie dokumentasi utama dalam kegiatan ini

Hayu dan Mbak Mei sempat menghilang sebelum saya temukan sedang bersembunyi di balik barisan motor yang ada di basement tersebut

Yulius adalah pemegang rekor sebagai yang paling tenang namun penuh strategi dalam perlawanan

Ekak berpura-pura meminta pulsa walaupun saat itu hape saya sedang mati karena lowbat. Hal itu dilakukan untuk mengamankan hape saya dari siraman ramuan maut

Ona mengamankan laptop dan buku-buku saya dari ramuan maut dengan setengah memaksa menawarkan untuk membawakan tas saya

Pak Daniel Ginting yang saya rasa telah mengenal wajah saya, menjadi tidak mengenali wajah saya karena sedang tertutup oleh krim badut tersebut

Pak penjaga parkir sempat tertawa terpingkal-pingkal saat melihat Bagoes menampikkan segenggam krim ke wajah saya

Kemeja saya yang terkena ramuan tersebut harus dicuci sebanyak 4 kali sebelum dapat kembali seperti keadaan semula

Dan masih banyak lagi fakta-fakta menggelikan maupun mengharukan yang ada di balik kejadian itu.

Dari semua itu, ada satu hal yang tak ingin saya lewatkan. Hal itu adalah, saya sangat ingin berterima kasih pada teman-teman saya. Terima kasih atas segalanya. Segala yang telah kalian berikan kepada saya. Thankssss banget ya, Sizt and Bro… Luv U all…

Precious Things

22 Desember 2008

It has been three years since you hold my hand.


Remembering those moments, makes me speechless.

I may not be beside U everyday. I may ran out of tender words to say. One thing I know for sure, and U can rest assure.....my love is always yours.....

U know, when I’m with U, my heart beat faster and slower at the same time. I’ve found a piece of me in you. I was surrender in Ur arms. Your smile is my inspiration. Your words is my motivation.

We’ve come so far, won’t throw it away…

Thanks for all precious things that U gave to me. May Allah bless and guide us all...

:: The Sister ::

Pada posting kali ini, saya ingin sedikit berbagi informasi. Mengulas sisi lain dari salah satu orang terdekat dalam kehidupan saya. Dan kali ini, tiba giliran Adik Saya. Saatnya saya mengupas berbagai hal mengenai adik saya.


Namanya Intan. Kalau mau lengkap, Intan Aisyah. Sekarang dia duduk di kelas X, SMA Negeri 3 Malang. SMA Negeri 3 Malang adalah tempat penuh kenangan bagi saya. SMA yang dijuluki sebagai sekolah favorit nomor 1 se-Malang Raya ini memang benar-benar dahsyat….Lho, sudah..sudah, kok kita malah bahas tentang SMA saya sih (hwehehe). Back to topic please.

Adik saya ini lahir Jakarta, bulan Januari 1994. Saya ingat betul, saat dia lahir, saya masih duduk di bangku TK. Dan sepulang dari sekolah, saya dijemput langsung oleh papa untuk melihat mama adik saya di Rumah Sakit Harapan Bunda, Jakarta Selatan. Melihat dia, naluri saya sebagai seorang kakak mulai terlihat. Dan mungkin karena pengaruh teman-teman sebaya juga, mulai saat itu saya segera meminta pada mama papa saya untuk memanggil saya dengan sebutan “Kakak”. Dan, sampai sekarang hal itu masih berlangsung. Bahkan saat ini, hampir sebagian besar keluarga besar saya lebih terbiasa memanggil saya dengan sebutan “Kakak” atau “Kak Tia”, instead of “Mbak” atau “Mbak Tia” sebagaimana budaya kami pada umumnya.



Singkat cerita, adik saya tumbuh sebagai seorang adik yang cukup bisa dibanggakan (apa iyhhaaa?). Dengan segala permasalahan hidup yang ia hadapi, ia mampu menuai begitu banyak prestasi yang membuat papa-mama bangga. Prestasi sekolahanya cukup bagus, masa SD yang ia habiskan di 3 sekolah berbeda (2 di Jakarta, 1 di Malang), kemudian dilanjutkan di SMP Negeri 3 Malang (the best one in this town, I think),,, dan saat ini sekolah yang ia impikan sejak lama sudah berhasil ia masuki. Sejak kecil, paling jago matematika, tapi akhir-akhir ini kelihatannya sedang jatuh cinta pada kimia. Cita-citanya, ingin kuliah kedokteran di UI, tapi juga sempat ingin kuliah IT, sempat juga ingin kuliah desain grafis. Asalkan semua dilakukan dengan niat dan sungguh-sungguh, mudah-mudahan bisa memberikan hasil yang terbaik. Kakak kan selalu mendukungmu (chieee….ehem2).

Selain prestasi di bidang akademis, ia juga memiliki beberapa prestasi lain. Setelah mengalami beberapa hal dalam masa-masa penempaan jiwa, ia mulai menemukan jati dirinya yang sebenarnya, jati diri seorang juara. Dan, hal itu mulai nampak nyata saat ia bisa membuktikan prestasi akademisnya, berhasil memasuki SMP favorit, mulai mewakili kota Malang dalam Kejurda catur se-Jawa Timur, beberapa kali menjuarai lomba modern dance, dan masih banyak lagi. Ia telah berhasil menjaga perpaduan keseimbangan antara berbagai hal dalam kehidupannya. Di SMA, meski baru beberapa bulan, ia berhasil menjadi anggota tim pengembang website (ICTeam). Ia juga telah ditunjuk sebagai panitia Bedhol Bhawikarsu serta menjadi salah satu pengurus OSIS.



Ia punya bakat seni yang cukup tinggi. Ia pandai dalam menari. Ia mampu menghasilkan banyak karya seni indah. Ia dipercaya sebagai penanggungjawab desain kalender SMANTi tahun 2009. Ia mahir menggunakan Photoshop, Adobe Premiere, Windows Movie Maker, dan software desain lain tanpa pernah ada yang mengajari. Ia hobi berfoto. Ia senang berkaca. Ia bisa me mix and match-kan outfit. Ia memiliki selera yang bagus dalam penampilan dan mode.

Tentang beberapa sifatnya. Ia anak yang manis. Ia cerdas. Ia penuh ambisi dan serius. Ia suka mengkritik. Ia suka membantu. Ia suka bekerja keras. Ia cukup produktif. Ia sangat rapi dan tertata. Ia sensitive. Ia kreatif. Ia bisa membuat orang lain bahagia. Ia seorang yang tenang. Ia setia kawan. Ia sedikit egois. Ia mampu menarik perhatian. Ia seorang yang setia. Ia sangat menyayangi kedua orangtuanya.



Makanan favoritnya adalah cumi-cumi. Minuman favoritnya adalah hmm…apa ya… klorofil maybe… Kalo ke Mall, bisa berjam-jam di toko aksesoris. Hobi banget nge-pump ato DDR-an. Ga suka diajak jalan kaki lama-lama. Ga suka pergi ke banyak tempat dalam satu hari. Ga suka bales SMS dari orang-orang gak dikenal. Ga suka sama orang-orang yang sok akrab. Ga suka bicara masalah sepele ato hal-hal yang gak penting saat ada banyak orang.

Ia punya banyak teman. Ia punya banyak kegiatan. Ia punya banyak penggemar, hehe. Ia punya kakak yg baik, haha. Ia pintar mengambil hati anak-anak kecil. Ia selalu mengerjakan tugas dengan begitu detail. Ia hidup dengan banyak aturan yang ia tetapkan sendiri. Ia patuh pada orangtua. Ia mudah dicintai. Ia tak suka memikirkan urusan asmara. Ia menjalani hidup dengan penuh semangat.



Ia adalah adik saya. Ia adalah putri dari mama dan papa saya. Ia adalah saudara kandung saya satu-satunya. Ia cukup sering membuat saya kesal. Namun ia juga sering membuat saya merindukan kehadirannya. Ia adalah salah satu pendorong saya. Ia mampu memotivasi saya. Ia mampu memberikan inspirasi bagi banyak orang. Ia dikelilingi banyak orang yang mencintainya. Saya kan selalu medukungnya. Saya kan selalu mendoakan yang terbaik untuknya.