Karya dari hati =)

Salah satu dari keinginan utama saya tercapai. Keinginan yang dulu hanya bisa saya bayangkan. "Menulis Buku", itu adalah salah satu keinginan utama saya sejak beberapa tahun yang lalu. Sampai-sampai saya menuliskannya di kertas yang saya tempelkan di pintu loker saya di kampus pada saat awal masa perkuliahan dulu.

Dan jalan terang itupun selalu ada. Beberapa bulan setelah saya menempelkan kertas itu (semester 2), datang tawaran dari Bapak dosen, Pak Windra (yang memang sudah biasa menulis berbagai buku) untuk bersama-sama dengan Pak Romy (Dosen saya yang juga sudah pernah menulis buku sebelumnya) berkolaborasi menulis buku Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk SMP kelas IX. Dan inilah hasilnya.

Buat teman2 yang punya adik/tetangga/saudara di bangku SMP kelas 3, mudah-mudahan buku ini memberi manfaat :)

...dan semoga segera disusul denga karya2 selanjutnya. Amin.

Butterflies in My Tummy - by Mocca

Setelah mendengarkan lagu Butterfly in My Tummy milik Mocca selama beberapa hari, akhirnya saya berhasil menuliskan liriknya. Lagu ini bisa didapatkan dalam mini album Mocca yang terbaru. Memang tantangan yang cukup seru untuk menuliskan lirik lagu ini, but I really loves it! I love Mocca sooo much. Let's sing together, Swinging Friends! =D

I have butterflies
flying around
inside my tummy
when I'm with you

I hear bell-chimes
ringing blown
by wind of spring
when I'm with you

Oh, this tingling feeling
makes me wanna jump
makes me wanna shout
across the room

Oh, this feeling of longing
but damn, it's so blinding
I just can't tell
if I feel happy or sad

I hear blue birds singing
up around the tree
when I'm with you
I see rainbows appearing
everywhere I go
when I'm with you

Oh, this tingling feeling
makes me wanna sigh
makes me wanna fly
across the moon

Oh, this feeling of longing
but damn, it's so blinding
I just can't tell
if I feel happy or sad

I have butterflies
flying around
inside my tummy
when I'm with you

Frankly, I've Never Thought I Could Be That Weak

This is one of the hardest parts of my life. Life is not easy. Sometimes whenever we feel so happy because of something great happen in your life, there suddenly comes another bad thing that starts to break your happiness down. This thing is happening to me now. It starts to ruin my head.

Honestly, this is also one of the most important part of my life. I am pursuing my dreams. I got what I want, something that has been stay in my vision-board since some months ago. It became real! And I was so happy. I will go there, stay there, in the biggest city in my country for some weeks to live my dream. But suddenly………

Something very bad makes me feel sad. A conflict happens between my beloved ones. I love both of you, you know it. I never want to make you sad. I want you to be always happy. I want to make you proud of me. It is the only thing that I can do to make you smile happily forever. Seeing your children live their dream and get what they want. But at this time, I get many pressures from both of you. I don’t know which one I have to choose, his or hers. There’s something such a “fight-fire-with-fire conflict between you, and I don’t know how to do. I really don’t want to make one of you disappointed. Suddenly, I feel that my heart start to grieve.

Both of you never teach me to be a fragile one, but this part is really annoying me. Frankly, I never thought I could be that weak. But whenever it related to one or both of you, it feels like I have to fight to give you the best.

Actually this kind of conflict used to be happen when I was child. It makes me sad at that time. When they decide to divorce, my perfect life was changed. But those two great persons always have their own way to make everything okay. They teach us so many things. They teach us how to face every storm in this life, how to be a great girl, how to give my best to everyone around.

Now, I have an almost perfect life. I have been fighting for all that I have now since that time. And now, I have what people called as a happy-colorful-life. Let me say, I have kind-of-good in my academic side, I got many scholarship and awards, I have some sincere friends and charming prince, I live in a sweet home with my gorgeous-Mom ‘n My pretty-happy-sister, I have a wonderful Dad. I think that Allah always bless me.

Okay, this parts is just a process in pursuing my dreams. Give me some time to decide. Hope that I can give you the best.

Be strong. Life is tough. A great girl must be strong.


Ibu Hasri Ainun Habibie Berpulang











Ibu Hasri Ainun Habibie mantan ibu negara, Istri mantan Presiden RI BJ Habibie meninggal dunia,pada 23/5/2010 pukul 17.30 waktu Jerman di rumah sakit Ludwig-Maximilians-Universitat, Klinikum Gro`hadern, Munchen, Jerman. Ibu Ainun Habibie sebelumnya sempat kritis setelah menjalani operasi kanker usus. Almarhumah di makamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Selasa (25/5/2010).

Saya pribadi merasa sangat sedih atas meninggalnya beliau. Beliau adalah salah satu sosok wanita panutan bangsa Indonesia. Bahkan pada saat program Character Building I di kampus, saya menuliskan beliau sebagai role model saya. Semoga Allah memberikan tempat yang terbaik buat Beliau.. Amin.



Baru saja saya menemukan sebuah pusi yang berisi tentang kepergian Ibu Ainun. Meskipun puisi ini bukan buatan asli Bapak Habibie, namun tetap terasa mengharukan. Berikut penggalan dari puisi itu,

Puisi Habibie ‘tuk Ainun

Ainun… Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.

mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,

Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,

kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

selamat jalan,calon bidadari surgaku ….

"Lucky Me" by Mocca


Lagu ini adalah lagu terbaru dari Mocca yang bisa ditemukan dalam mini albumnya yang terbaru (April 2010). Setelah sekitar setengah jam mendengarkan lagu ini, akhirnya saya berhasil menuliskan liriknya. Maaf kalo masi ada yang kesalahan, selamat menikmati =)

Lucky Me
by Mocca

papapa… papapa… papapa
papapa… papapa…

you are always there when i call you
though i know that you’re not feeling right
even in the dark and rainy night
you are always there to walk me home

I’m so lucky to have you
so happy to love you
don’t wanna live without your love
without your smile then i know
i love you

papapa…papapa…papapa
papapa…papapap

you are always there when i call you
thought i know that you’re not feeling right
even in the dark and rainy night
you are always there to walk me home

I’m so lucky to have you
so happy to love you
don’t wanna live without your love
without your smile
without your sentimental
live without your love
without your cry
without your warm embraces
live without your love
without your smile
cuz i know i love you

papapa… papapa… papapa
papapa… papapapa

Saya dan NP-SEA 2010

Dua minggu yang lalu (20-21 Maret 2010) di kampus saya, Universitas Ma Chung, telah dilaksanakan seminar internasional bertajuk Natural Pigments Conference for South East Asia (NP-SEA) 2010. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara Ma Chung Research Center for Photosyntetic Pigment (MRCPP), Magister Biologi Universitas Kristen Satya Wacana, dan BPKLN Departemen Pendidikan Nasional. Dalam kegiatan seminar internasional yang membahas tentang pigmen alami ini, Alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk menjadi salah satu panitia di bagian Secretary and Fund Raising. Saya bersyukur bisa menjadi salah satu panitia dalam kepanitiaan ini, sebab selain seleksi yang harus dilalui dengan ketat saya baru menyerahkan formulir pendaftaran panitia di saat-saat terakhir batas pengumpulan.

Ada begitu banyak hal yang saya dapatkan dari kepanitiaan kali ini. Dengan ketua yang tidak perlu diragukan kualitasnya, yakni Ibu Leenawaty Limantara, Ph.D, pakar klorofil tingkat dunia yang juga merupakan rektor Universitas Ma Chung, semakin mendorong saya untuk bisa memberikan yang terbaik bagi kelancaran kegiatan ini, Kebetulan jabatan saya membuat saya banyak berurusan dengan beliau, menyusun surat-surat bersama-sama, berkoordinasi tentang kebijakan- kebijakan bagi peserta, dan masih banyak lagi sehingga saya dapat belajar banyak hal langsung dari beliau.

Tanpa meremehkan kepanitiaan-kepanitaan yang pernah saya ikuti sebelumnya, saya merasa bahwa dalam kepanitiaan kali ini saya mendapat jauh lebih banyak pengalaman yang luar biasa. Bekerja sama dengan sosok beliau dan teman-teman panitia yang berkualitas dan berintegritas tinggi merupakan hal yang sangat menyenangkan.

Selain seminar internasional dan pameran poster yang berlangsung pada tanggal 20 Maret, pada tanggal 21 Maret pukul 01.00 sebagian panitia dan peserta bersama-sama pergi menuju gunung Bromo untuk melakukan Studi ekskursi. Di sini saya mendapatkan banyak pengalaman baru, bertemu orang-orang baru yang kebanyakan berasal dari kalangan ilmuwan dan cendekiawan. Di sini saya mendapat banyak kesempatan untuk bercakap-cakap, bertukar pikiran dan menimba pengalaman dari percakapan bersama orang-orang hebat, seperti Prof. Hugo Scheer dan istri, Prof. Leszek dan istri, dan Bapak Dr. A.B. Susanto. Semua itu sangat membuka pikiran saya tentang banyak hal, memotivasi saya untuk berjuang semakin keras menggapai cita-cita sayai.


Overall, Kepanitiaan kali ini saya rasa sangat pantas untuk menutup karier kepanitiaan dalam kegiatan kampus yang saya miliki. Terima kasih pada semua pihak yang telah mendukung kesuksesan kegiatan ini. Terima kasih atas pengalaman berharga yang telah diberikan. Terima kasih atas dukungan dan motivasi yang semakin menumbuhkan semangat saya dalam banyak hal.


Chairperson of NP-SEA 2010, Ibu Leenawaty Limantara, Ph.D


Tim Juri menilai poster-poster karya peserta


Para Pemenang Poster berfoto bersama tim juri dan pembicara


Seluruh Peserta Seminar berfoto bersama di Balai Pertiwi, Universitas Ma Chung


Panitia mahasiswa berfoto bersama seusai acara


Panitia dan peserta studi ekskursi berfoto bersama


Saya dan teman-teman panitia berfoto bersama Mrs. Hugo Scheer


Saya berfoto dengan seeokor kuda di Gunung Bromo, I like horse! =)

Never Look Down on Anybody...

Setelah beberapa bulan saya sama sekali tidak menikmati menonton televisi, akhirnya di liburan semester kali ini saya memiliki lebih banyak waktu untuk dapat menonton kotak ajaib itu. Suatu sore, saya tertarik untuk menonton sebuah acara yang nampaknya sangat mengharukan. Ternyata itu adalah sebuah reality show dimana seorang artis mengunjungi keluarga yang secara ekonomi dapat dikatakan cukup tidak mampu. Saat itu saya melihat sang artis memberikan sejumlah bantuan sambil menangis tersedu. Semua orang disana nampak menangis, artis tersebut, teman-temannya, dan juga seluruh anggota keluarga tersebut.

Saat itu keluarga tersebut dikondisikan nampak begitu menyedihkan dan mengharukan. Terlepas dari sisi positif yang bisa kita dapatkan, seperti belajar bersyukur dan berbagi. Melihat hal semacam ini, saya seringkali berpikir bahwa acara-acara semacam ini sebenarnya memiliki beberapa sisi negatif bagi pihak-pihak tertentu. Misalnya, bagi keluarga yang dikunjungi, saat melihat sang artis menangis tersedu melihat kehidupan mereka yang serba kekurangan, kalian tahu apa yang dipikirkan oleh keluarga ini? Bukan tidak mungkin mereka justru akan berpikir...

"Oh,, hidupku ini memang sungguh sangat sengsara. Tidak seperti kehidupan orang-orang lain yang serba berkecukupan. Semua orang melihat kehidupanku dengan penuh haru dan kesedihan. Betapa kasihannya aku... aku sangat tersiksa dengan kehidupanku ini."

Pikiran itu terbesit karena mereka melihat fakta bahwa semua orang terharu dan merasa begitu sedih melihat kehidupannya yang serba kekurangan. Dimana pikiran semacam ini sebenarnya tidak pernah hadir dalam kehidupannya sebelumnya. Dimana sebelumnya ia bisa menjalani semuanya dengan damai dan penuh rasa syukur, namun kondisi orang-orang sekitar menghilangkan kedamaian itu dan justru menimbulkan perasaan sedih dan nelangsa melihat kehidupannya sendiri.

Dan tentu saja tayangan yang ditayangkan di stasiun televisi favorit tersebut tidak hanya ditonton oleh keluarga dari kalangan berada, tapi juga bagi kalangan dengan kemampuan ekonomi yang hampir sama dengan keluarga tersebut. Hal ini sedikit banyak akan mempengaruhi keluarga-keluarga itu untuk berpikiran hal yang sama, yakni berpikir bahwa kehidupannya sungguh sangat menyedihkan dan menyakitkan. Pikiran-pikiran yang justru akan membuat mereka menjalani kehidupannya dengan perasaan lebih berat dan nelangsa.

Begitulah kehidupan, terkadang kita justru terpengaruh oleh pandangan lingkungan sekitar terhadap diri kita yang membuat kita justru berpikir lebih buruk dari apa yang sebelumnya ada di pikiran kita. Misalnya begini, pernahkah kamu merasa iba pada seorang yang tidak dapat melihat (tuna netra)? atau merasa kasihan terhadap seorang yang harus menghabiskan hidupnya di atas kursi roda? Saat melihat itu kita merasa sangat kasihan pada mereka, kita akan berpikir bahwa mereka menjalani kehidupannya dengan penuh kesedihan.

Dan kita akan cukup terkejut saat mengetahui bahwa faktanya adalah, orang-orang yang kita kasihani tersebut merasa tidak ingin untuk dikasihani. Mereka merasa bahwa mereka baik- baik saja, dan memang itulah faktanya. Mereka tetap menjalani kehidupannya dengan penuh rasa syukur dan gembira. Mereka tetap memiliki harapan-harapan besar dalam hidupnya. Mereka tetap merasa tak ada yang membuat mereka harus bersedih dan menyesali kehidupannya.

Alasan serupa dapat kita temui di lingkungan rumah sakit. Saat itu dokter-dokter dan perawat pada umumnya selalu berusaha mengkondisikan perasaan dan mental pasien untuk tetap seperti kehidupan sebelumnya, saat ia masih sehat. Tidak akan pernah kita menjumpai dokter dan perawat-perawat sedang duduk di samping pasiennya sambil menangisi dan mengkasihani kehidupan sang pasien, sekalipun sang dokter atau perawat tersebut hampir tak bisa membendung airmatanya. Bahkan di beberapa rumah sakit, dapat kita lihat bahwa seorang perawat tidak akan menyuapi atau membantu pasiennya berdiri jika tidak dalam keadaan terpakasa. Dan, hal ini sangat membantu dalam mempengaruhi mindset pasien bahwa mereka tetap bisa melakukannya, tak ada yang perlu dikhawatirkan, dan mereka bisa menghadapi semuanya dengan baik-baik saja dan bahagia. Dokter dan perawat-perawat itu tidak akan mengubah mindset pasiennya menjadi lebih buruk.


Itulah yang seharusnya kita lakukan, never look down on anybody unless you’re helping him up. Karena tentunya kita tidak ingin membuat mindset orang lain menjadi lebih buruk dari sebelumnya, bukan? Yang bisa kita lakukan bukanlah mengkasihani atau menangisi kehidupan orang lain, namun membesarkan hati mereka. Karena kita ingin orang-orang sekitar kita selalu bahagia dan menjalani kehidupannya dengan penuh rasa syukur. Remember, Whatever the mind can conceive and believe, the mind can achieve.. So, be positive!! Lets enjoy this life together :)

Letak Kecantikan Wanita

Untuk membentuk bibir yang menawan, ucapkanlah kata-kata kebaikan. Untuk mendapatkan mata yang indah, carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai. Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, bagikanlah makanan dengan mereka yang kelaparan. Untuk mendapatkan rambut yang indah, mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari. Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian.

Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain. Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni. Jadi, jangan pernah kecilkan seseorang dari hati anda. Apabila anda sudah melakukan semuanya itu, ingatlah senantiasa. Jika suatu ketika anda memerlukan pertolongan, akan senantiasa ada tangan terulur. Dan dengan bertambahnya usia anda, anda akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, satu untuk menolong diri anda sendiri dan satu lagi untuk menolong orang lain.

Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakan, bukan pada bentuk tubuh, atau cara dia menyisir rambutnya. Kecantikan wanita terdapat pada mata, cara dia memandang dunia. Karena di matanya terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, di mana cinta dapat berkembang.

Kecantikan wanita bukan pada kehalusan wajah. Tetapi pada kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta dia berikan. Dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu.

(diambil dari milis motivasi_net)

My Wonderful 2009

2009...
Healer. Smile. Broken. Promise. Heartbeat. Tear. Happy. Mistake. Achieve. Proud. Great. Hate. Advice. Benediction. Abstract. Sleepless. Prosperous. Aftermath. Love. Peace. Conflict. Serenity. Sad. Accept. Pretend. Challenge. Supernormal. Unmeasurable. Forgotten. Admiration. Anarchic. Blue. Calm. Prestigious. Blunder. Rebound. Organize. Primary. Silence. Sceptic. Bobble. Busy. Supreme. Temper. Unmeasured. Butterfly. Excel.Unproven. Puffy. Maturity. Eerie. Attainment. Persistence. Light. Bright. Shine. Wonderful. Great. Wonderful. Excellent. Wonderful. Thankful. Gorgeous. Dazzling. Wonderful.

A picture is worth a thousand words.... =)

2010..
Welcome to my dazzling life... =D

No One To Blame But Myself

Tadi malam, saya dan seorang teman baru saja pulang dari kantor salah satu lembaga untuk membuat proposal. Setiba di depan rumah, saya segera berlari masuk karena hujan deras sedang mengguyur daerah tempat tinggal saya. Setelah memasuki ruang tamu, saya benar-benar terkejut. Adik saya sedang duduk di sana bersama seorang wanita berjilbab yang ternyata adalah seorang guru les. Saya tak mampu berkata-kata, ada sesuatu yang memberontak di dalam diri saya.

Hal ini berarti, eksistensiku sebagai seorang kakak sedang dipertanyakan. Aku memang bukan seorang yang jenius dan berkemampuan seperti Einstein, tapi setidaknya aku masih bisa berusaha untuk memberikan solusi atas permasalahannya. Dan, aku tahu kemampuan dalam diri adikku tak pernah membuat orangtua kami benar-benar membutuhkan seorang guru khusus untuk membantunya. Sepanjang sejarah, belum pernah sekalipun orangtuaku menyewa seorang guru les untuk membantu anaknya memahami pelajaran sekolah, tentunya selain tadi malam. Aku tak bisa berhenti menyalahkan diriku. Aku telah mengecewakan adikku dan kedua orangtuaku.

Bagaimana mungkin aku membiarkan adikku memanggil seorang guru les, sementara ada aku, kakaknya, yang selalu ada untuk membantunya.

Tunggu... aku jadi bertanya-tanya...

Selalu ada?? Apakah aku benar-benar selalu ada? Apakah aku benar-benar selalu ada saat dia membutuhkan?

Tidak.

Aku tak pernah ada di sampingnya saat dia membutuhkanku.

Kesibukan selalu menjadi alasan yang membuatku semakin jauh darinya.
Saat aku tiba di rumah, dia sudah lelah bahkan terlelap.

Saat kami bangun di pagi hari, kami sudah sibuk dengan persiapan menghadapi hari kami masing-masing.

Bahkan Sabtu atau Minggu seringkali tak lagi dapat menjadi saat-saat kami menghabiskan waktu, untuk sekedar berbagi semangkuk es krim atau bermain game bersama.

Maafkan aku, Adikku...
Meski aku tak selalu ada di sampingmu, tapi aku berjanji akan berusaha untuk selalu bisa membantumu di saat kamu membutuhkanku.

Sepenggal Kisah yang Terlewatkan

Hai, Guyssss!!

Wah, sudah beberapa bulan saya tidak menulis posting di blog. Rasanya sudah tidak sabar saya ingin berbagi cerita lagi di sini. Sebenarnya selain karena terdapat gangguan teknis pada blog saya, juga karena beberapa hal lain yang membuat saya belum bisa merawat kembali coretan-coratan dalam blog saya.

Terhitung sejak posting terakhir saya pada bulan Juni yang lalu, hingga saat ini, ada begitu banyak hal yang terjadi dalam kehidupan saya. Hal-hal yang membuat hari-hari saya berwarna. Merah, kuning, biru, hijau, jingga, bahkan kelabu. Di posting ini, saya akan bercerita sebagian dari hal-hal itu, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi teman-teman. Tanpa ada maksud terselubung apapun, saya hanya ingin mencurahkan isi hati saya dan menebus rasa bersalah saya setelah sekian lama meninggalkan pembaca blog saya. Berikut diantaranya :

SFD 2009

Pada tanggal 10 Oktober kemarin, saya dan teman-teman bersama-sama mengadakan acara Software Freedom Day 2009 di kampus kami, Universitas Ma Chung. Kami bangga bisa berpartisipasi dalam menyelenggarakan acara ini karena event ini diadakan dalam rangka peringatan Software Freedom Day 2009 yang dilaksanakan serentak di seluruh dunia setiap tahunnya. Sebenarnya SFD untuk tahun ini diperingati pada 19 September, namun karena saat itu bertepatan dengan hari raya Idul Fitri, maka tanggal perayaan di beberapa negara dimundurkan. Dalam acara ini, panitia yang dibentuk hanya terdiri dari 15 orang, namun peserta yang hadir mencapai lebih dari 350 orang. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Sun Microsystem, beserta Campus Ambassadornya, yang telah mendukung penuh penyelenggaraan acara ini, seluruh peserta seminar dan undangan yang telah hadir, teman-teman panitia yang sangat kompak, dan pihak-pihak lain yang sudah banyak membantu. We learned that success is the result of perfection, hard work, learning from failure, loyalty, and persistence.

[Foto bersama teman-teman perwakilan BloggerNgalam]

Break-up

I just got broken up with…. after almost 4 years. Ya, setelah sekian lama dia mengisi satu ruang dalam hati saya, beberapa sebab membuat hal ini terjadi. Tak ada yang bisa disalahkan, tak ada yang harus menyalahkan. Bagaimanapun, aku pernah tertawa bersamanya, pernah bangga karenanya, pernah tersenyum melihatnya, pernah tak henti memikirkannya, pernah melewati proses pendewasaan diriku sekian lama bersamanya. Dia adalah salah satu laki-laki terbaik yang pernah kukenal. Dia sering membuatku tersenyum bangga atas berbagai pencapaiannya. Dia sering menjadi sumber motivasiku. Dia membuatku semakin mengerti makna ketulusan, kebaikan hati, pengorbanan, ketekunan, dan banyak hal lainnya. Dan, kita tak tahu apa yang akan terjadi nanti. Though it’s gonna hurt us both, this time, there’s nothing left to say but goodbye.

Nutriviware

Bersama rekan-rekan yang dahsyat, Arlingga, Anggi, Rahayu, dan Yosephine, kami mendirikan kelompok Nutriviware Corp. untuk mengikuti kompetisi Ma Chung Technopreneur Brainstorm Competition 2009. Bersama-sama, kami merancang sebuah perencanaan bisnis yang bergerak di bidang pengembangan perangkat lunak / software kesehatan. Dan, Alhamdulillah, usaha kami membuahkan hasil. Kami berhasil meraih juara I dalam kompetisi ini, sehingga kami berhak mendapat hadiah modal usaha serta beasiswa prestasi dengan jumlah yang membuat kami tak henti mengucap syukur. Terima kasih, Ya Allah…semoga hal ini tidak menjadikan kami takabur… dan justru semakin mendekatkan kami kepadaMu. And… together we will invent the next BIG thing!


Forkomil

Bersama teman saya, Haqqi, pada bulan Juni yang lalu saya ditunjuk oleh dosen saya untuk mewakili prodi Teknologi Informasi untuk menjadi pembicara dalam Forum Komunikasi Ilmiah yang dihadiri oleh hampir seluruh dosen dan staf Universitas Ma Chung. Dalam forum ini, saya dan Haqqi membahas tentang CMS (Content Management System). Di forum ini, untuk pertama kalinya saya memberikan materi kepada Bapak/Ibu dosen dan staf yang tentunya jauh lebih senior dibandingkan saya. Terlebih lagi bahasa pengantar yang digunakan dalam forum ini adalah Bahasa Inggris. Jadilah di awal-awal forum dimulai, saya merasa sedikit nervous, hehe. Tapi setelah itu, saya bisa mengatasinya, semua berjalan dengan lancar dan menjadi pengalaman berharga bagi saya yang tentunya sulit dilupakan. Benar memang quote yang mengatakan, “It’s not because things are difficult that we do not dare, it’s because we do not dare that they are difficult”. So, just embrace them!! ^^

Lomba Resensi

Beberapa waktu yang lalu, saya juga terpilih menjadi juara II dalam lomba resensi buku yang mengangkat tema tentang Leadership. Dengan demikian, Alhamdulillah, saya mendapat tambahan koleksi buku mengenai Kepemimpinan dan juga mendapat tambahan uang saku, hehehe. Billie Aquola said, “I never compete against competition. The only one I compete is against myself, because one day I will beat the competition and then who will I compete against?”

Ma Chung Shufa Award

Pada acara Dies Natalis II, Universitas Ma Chung, tak disangka-sangka saya dan seorang teman saya, Arlingga, mendapat penghargaan berupa Ma Chung Shufa Award. Sungguh saya tak pernah menyangka akan mendapat penghargaan ini. Menurut informasi yang saya dapat, kami berhak mendapat award ini karena pengabdian kami untuk website Universitas Ma Chung. Dengan demikian saya berhak mendapat dana bantuan untuk penyelesaian tugas akhir saya nanti. Sungguh saya ucapkan terima kasih kepada banyak pihak. Just Leap, and the net will appear! =)

Gorgeous Girls

Terhitung mulai tahun ketiga ini, program studi Teknologi Informasi yang tak lain adalah prodi saya tercinta dipecah menjadi dua prodi berbeda yakni prodi Sistem Informasi dan prodi Teknik Informatika. Dengan demikian perkuliahan prodi Sistem Informasi tidak lagi bisa bergabung dengan perkuliahan prodi Teknik Informatika. Akibatnya, saya tak lagi tergabung dalam satu kelas dengan sebagian besar teman-teman sepermainan saya, Gorgeous Girls. But, GG never dies!! Our friendship will last forever!! Keep fight, Girls!!

[GG_Gorgeous Girls]

Technopreneur Days 2009

Salah satu hal yang cukup banyak menyita waktu liburan saya adalah kegiatan Ma Chung Technopreneur Days 2009. Dalam kepanitiaan Ma Chung Technopreneur Days tahun ini, sebagaimana tahun lalu, saya lagi-lagi memilih untuk menjadi sekretaris. Sebenarnya saya memilih jabatan ini untuk belajar memperbaiki kekurangan-kekurangan yang mungkin pernah saya lakukan di kepanitiaan acara yang sama tahun lalu. Dan, Alhamdulillah, acara ini selalu berjalan semakin baik, dari tahun ke tahun. Saya sungguh menikmati saat-saat mempersiapkan acara-acara ini. Terlepas dari adanya beberapa oknum yang sempat mengganggu, saya benar-benar bangga dan bahagia dikelilingi teman-teman yang bekerja dengan sungguh-sungguh untuk acara ini. Remember, They may forget what you said, but they will never forget how you made them feel. Panitia MTD 2009, dahsyattt!!

Penelitian Dikti

Satu lagi kegiatan yang cukup menyita waktu liburan saya namun menyenangkan adalah membantu Bapak Ibu dosen kami, Ibu Anna, Pak Tedy, dan Pak Putu dalam melakukan sosialisasi mengenai penelitian yang dipilh oleh Dikti mengenai “Iklan operator seluler , SMS Premium dan Games”. Dengan demikian, liburan kemarin saya dan seorang teman, Arlingga, turut bersama tim peneliti yang dahsyat tersebut untuk berkeliling ke sekolah-sekolah baik SMP maupun SMA di wilayah Malang Raya untuk melakukan sosialisasi hasil penelitian. Diantaranya, SMP Kolese Santo Yusuf, SMAK Cor Jesu, SMP Negeri 1 Malang, SMPK Setia Budi, SMP Negeri 21 Malang, SMAK Frateran, dan beberapa sekolah lain. Dari kegiatan ini saya mendapat banyak pengalaman berharga yang saya yakin tak bisa saya dapatkan dari bangku kuliah. Dan melihat berbagai hal di sana, aku berpikir, “A man can succeed at almost everything for which he has unlimited enthusiasm”

Evelyne Adam Mentoring Group

Pada saat masa-masa awal Ma Chung Festival (MCF, pengganti Ospek), mahasiswa baru Universitas Ma Chung dikelompokkan dalam beberapa kelompok mentoring, dengan satu orang mentor (dosen atau staf) dan seorang co-mentor (mahasiswa lama). Pada MCF tahun ini, saya ditunjuk oleh bidang kemahasiswaan untuk menjadi salah satu co-mentor bagi adik-adik angkatan saya, yang tak lain adalah para mahasiswa baru angkatan 2009. Saya bertugas untuk menjadi co-mentor di kelompok Evelyne Adam, dengan mentor Bapak Welly, Kepala Direktorat Perpustakaan Universitas Ma Chung. Nama Evelyne Adam yang merupakan nama kelompok kami tak lain adalah nama salah satu pendiri utama Universitas Ma Chung, di samping nama-nama lain seperti Mochtar Riady, Teguh Kinarto, dsb. Adik-adik saya di kelompok Evelyne Adam ini sangat menyenangkan. Mereka adalah (in alphabetical order) Adwin, Alfonsus, Angga, Anthony, Devy, Donny, Fransisca, Joni, Michael, Mincu, Ricky, Rosy, Venanta, dan Yohana. Saya melihat semangat di mata mereka. Dan beberapa hari menghabiskan waktu bersama, saya bangga kelompok kami berhasil menjadi juara I dalam kompetisi Ma Chung Chart. Awal yang baik untuk menjadi semangat kami bersama. Keep Fight because the future belongs to those who believe in the beauty of their dreams!! =D

[Survey Sosial d Pasar Bunga Kota Malang]

Itu adalah sebagian dari hal-hal telah terjadi, yang sulit dilupakan. Sekali lagi saya menuliskannya hanya untuk mencurahkan isi hati saya. Ada yang membuat saya bahagia, ada yang membuat saya terharu, bahkan ada pula yang membuat saya sejenak tersedu. Namun saya bersyukur dengan apa yang telah Tuhan berikan pada saya. Saya benar-benar menikmati hidup saya. Saya menikmati satu demi satu nikmat yang Tuhan berikan. Saya menikmati satu demi satu ujian yang pernah datang. Saya menikmati semuanya. Saya menikmati kehadiran orang-orang di sekeliling saya. Saya sangat mencintai mereka. Orangtuaku, keluargaku, sahabat2ku, teman2ku, adik2ku….

Hal-hal apapun yang terjadi di kehidupan kita, saya yakin bisa semakin menempa kita untuk menjadi manusia-manusia tangguh tumpuan bangsa, bergantung pada bagaimana cara kita menyikapinya. Kalaupun ada sedikit kerikil-kerikil dan goncangan dalam kehidupan, jangan pernah berputus asa. Yang harus kita lakukan adalah tetap berjuang sekuat tenaga dan berdoa.

Dan satu hal yang benar-benar saya ingin teman-teman pahami, “Don’t tell God how big our problems are… Tell your problems how big your God is”…..yups, because Life indeed would be dull if there were no such difficulties. You CAN do it!! ^^

My Precious Mother

Untuk Ibuku yang akan berulang tahun.

Pernah kamu bertanya dalam hatimu, siapakah seseorang yang pertama kali terbesit dalam pikiranmu saat kamu terbangun di pagi hari? orang yang senyumnya selalu menghangatkanmu? orang yang selama ini menjadi semangat utama dalam hidupmu? orang yang selalu ada untukmu, bahkan saat kamu merasa telah melakukan kesalahan? orang yang pengorbanannya tak akan pernah terbalaskan? orang yang memberimu kasih sayang tanpa pamrih? Oh, I'm just speechless. I have an excellent mother. Her strength is making me stronger.

She's the one who staying back and watching me shine, who taught me to walk, who made all my meals with love, who walked me to school, who drove me all day, who always look for my hug, who cried and told me how deeply she loves me. She's my precious angel.

Ibuku. Seorang perempuan yang tangguh. Seorang yang selama ini selalu menjadi sosok sandaran utama bagiku dan adikku. Seorang yang selalu siap untuk bisa berperan sebagai Ibu maupun Ayah di saat-saat tertentu. Seseorang yang membuatku bersyukur dengan segala yang aku miliki. Seseorang yang membuatku selalu bisa berpikir positif. Seseorang yang selalu mengiringi langkah-langkah pencapaian prestasiku. Seseorang yang membuatku tak pernah berpikir untuk mencoba menyia-nyiakan kehidupan yang begitu indah ini. Seseorang yang menempaku sehingga aku tak menjadi seorang gadis rapuh yang mudah putus asa. Seseorang yang selalu mendukungku, memberi semangat yang tak pernah henti, menghantarku meraih cita-cita yang telah kugantung begitu tinggi.

Maaf jika aku masih melakukan banyak hal yang mengecewakan. Namun aku berjanji untuk bisa membuatmu tersenyum bangga dan bahagia melihatku suatu hari nanti.

Thank you, Mom. I know you always stay by my side, even when I was wrong (T_T). And I love you for giving me your eyes. Staying back and watching me shine.

And I didn't know if you knew, so I'm taking this chance to say that I had the best day with you today.

I really love you, and that's all I really know =)



Hugs and kisses,


Tiara